Kabar Duka: Komedian Legendaris Topan Srimulat Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

MALANG — Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti awan duka. Pelawak senior yang juga tokoh penting dalam jagat komedi tradisional Indonesia, H. Topan Muhammad Sugianto atau yang akrab disapa Topan Srimulat, meninggal dunia pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB. Sang komedian mengembuskan napas terakhirnya di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada usia 71 tahun.
Kronologi Kejadian
Kepergian sang maestro komedi ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan kerabat. Menurut informasi yang dihimpun, sebelum meninggal dunia, Topan sempat mengeluhkan sakit perut yang hebat pada Kamis pagi akibat gangguan lambung.
Kondisinya yang terus menurun serta kesulitan untuk mencerna makanan membuat pihak keluarga melarikan beliau ke klinik terdekat, hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Namun takdir berkata lain, Topan dinyatakan meninggal dunia di hari yang sama. Jenazah beliau disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Griya Ketapang Permai, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Jejak Langkah Sang Maestro Komedi
Lahir di Malang pada 12 April 1955, Topan memulai dedikasinya di dunia seni dari panggung ke panggung melalui kesenian Ketoprak Jawa Timuran. Bakat melawaknya yang natural membawa namanya masuk ke dalam jajaran pengisi program televisi legendaris, Srimulat.
Nama Topan semakin melambung tinggi di era 1990-an ketika ia berduet dengan adik kandungnya, Sugeng Winarso alias Leysus (wafat pada 2006). Duet kakak-beradik Topan-Leysus ini menjadi salah satu ikon komedi paling sukses pada masanya. Gaya lawakan mereka yang lugas, jenaka, dan sarat akan kritik sosial yang dikemas ringan berhasil memikat hati masyarakat lewat program-program populer seperti:
  • Ketoprak Humor (TVRI & RCTI)
  • Ronda
  • Pansus
  • Toples Show
Penghormatan Terakhir
Kepergian Topan Srimulat memicu gelombang ucapan duka dari para penggemar, rekan sesama seniman, hingga jajaran pejabat publik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui akun resmi media sosialnya turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Topan. Beliau dikenang sebagai sosok seniman yang konsisten menjaga dan melestarikan seni pertunjukan tradisional di tengah gempuran modernisasi.
Selamat jalan, Topan Srimulat. Karya dan tawa yang pernah engkau bagikan akan selalu abadi dalam ingatan masyarakat Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar