MONZA – Balapan kandang Ferrari di GP Italia 2026 berubah menjadi akhir pekan yang menegangkan. Pembalap andalan Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, mengalami kecelakaan hebat saat mobilnya menghantam pembatas lintasan dengan kekuatan benturan mencapai 50G di tikungan legendaris Parabolica—yang kerap dijuluki tikungan "Diabolica" karena tingkat kesulitannya. Insiden horor ini terjadi pada Lap 2 dalam balapan yang berlangsung kemarin, 6 September 2026.
Kecelakaan bermula saat Leclerc sedang terlibat aksi saling salip yang sengit demi memperebutkan posisi podium melawan pembalap McLaren, Oscar Piastri. Ketika mencoba berakselerasi keluar dari tikungan Parabolica dengan kecepatan sekitar 230 km/jam, bagian belakang mobil Ferrari SF-26 milik Leclerc kehilangan kendali setelah menyentuh area bercat hijau di luar pembatas trek (track limits).
Mobil jet darat tersebut langsung tergelincir tidak terkendali, melintasi area jebakan kerikil (gravel trap), dan menghantam dinding pembatas ban dengan sangat keras. Akibat benturan masif tersebut, bagian depan mobil Ferrari hancur berantakan dan memaksa pengawas balapan langsung mengibarkan bendera merah (red flag) untuk menghentikan balapan sementara waktu.
Sesaat setelah tabrakan, atmosfer di Sirkuit Monza sempat hening mencekam. Namun, ketegangan ribuan pendukung Ferrari (Tifosi) berubah menjadi gemuruh tepuk tangan lega ketika melihat Leclerc berhasil keluar dari kokpitnya sendiri tanpa cedera serius. Pembalap asal Monako tersebut bahkan sempat melambaikan tangan ke arah tribun untuk menenangkan para penggemar sebelum memasuki medical car.
Meskipun sistem keselamatan canggih Formula 1 berhasil melindunginya dari cedera fatal, Leclerc tetap dilarikan ke pusat medis sirkuit untuk menjalani pemeriksaan wajib. Ia sempat mengeluhkan pandangan mata kanan yang sedikit kabur sesaat setelah benturan 50G tersebut, namun tim dokter menyatakan kondisinya sepenuhnya aman dan stabil.
"Itu adalah benturan yang sangat keras dan saya sempat merasa sedikit pusing, tetapi saya baik-baik saja," ungkap Leclerc seusai pemeriksaan. "Saya meminta maaf kepada seluruh Tifosi karena tidak bisa menyelesaikan balapan di rumah kita sendiri. Mobil kehilangan traksi begitu cepat, dan di kecepatan seperti itu, sangat sulit untuk melakukan koreksi."
Kecelakaan tragis ini memupus harapan Leclerc untuk merayakan kemenangan di Monza tahun ini, namun kepastian bahwa sang pembalap selamat tanpa cedera menjadi kabar paling melegakan bagi seluruh pencinta ajang jet darat.

0 Komentar