Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Guyur Jakarta dan Sekitarnya

JAKARTA — Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) resmi dilaporkan mulai terpapar hujan abu vulkanik tipis akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga). Fenomena ini memicu gangguan masif pada sektor transportasi udara serta memicu peringatan kesehatan bagi warga ibu kota.

Sejak pagi hari, sejumlah warga di kawasan Jakarta Selatan hingga Depok melaporkan adanya lapisan debu abu-abu pekat yang menempel pada kendaraan dan teras rumah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa arah angin membawa material halus hasil erupsi tersebut melintasi Selat Sunda menuju arah timur hingga tenggara, tepat di atas ruang udara Jakarta.

Dampak paling signifikan langsung dirasakan di sektor penerbangan. Ratusan jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta terpaksa ditunda hingga dibatalkan demi keselamatan operasional. Pihak maskapai, termasuk Garuda Indonesia, telah mengeluarkan pengumuman pembatalan rute penerbangan karena paparan abu vulkanik di atmosfer yang dinilai sangat berisiko bagi mesin pesawat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan mengimbau seluruh masyarakat untuk kembali memperketat penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Paparan abu vulkanik ini berpotensi tinggi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta iritasi mata. Warga juga disarankan untuk membatasi kegiatan outdoor yang tidak mendesak dan menutup rapat ventilasi hunian guna mencegah masuknya debu vulkanik ke dalam rumah.

Posting Komentar

0 Komentar